Friday, June 14, 2024
Home Blog

Bagindo Fahmi

DR H Bagindo Fachmi SH MH

Bagindo Fahmi tampil sebagai pengacara Irman Gusman. Sosok yang dikenal sebagai jaksa, sekarang berprofesi sebagai pengacara. Tetap berada tetap di bidang hukum namun posisinya berseberangan kalau tampil di pengadilan.

Inilah sosok Bagindo Fahmi ketika menjabat sebagai Kejaksaan Tinggi . Keputusan Jaksa Agung Nomor 121/A/JA/09 tertanggal 15 September 2010, yang diumumkan, Kamis (23/9/2010) kemarin, menetapkan DR H Bagindo Fachmi SH MH, sebagai Kepala Kejati Sumbar, menggantikan AK Basuni,SH MH, yang selanjutnya akan menjabat Direktur dan Keuangan Kejaksaan Agung.

Dari informasi yang diperoleh dari Kejaksaan Agung, selain penugasan Fachmi dan Basuni, juga ditetapkan 22 pejabat eselon lain, yang akan menjabat sejumlah jabatan di jajaran Kejaksaan Agung, serta Kejaksaan di seluruh Indonesia.

Fachmi, sebelum ini, menjabat sebagai Direktur Tata Usaha Negara, Jamdatun. Sebelumnya, putra Pariaman yang sempat lolos 7 besar calon Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu, pernah menjabat Direktur Ekonomi dan Keuangan yang akan dijabat Basuni, juga pernah sebagai Kepala Pusat Statistik Kriminal (Pustakrim) Kejaksaan Agung, serta pernah pula menjadi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara di Kendari.

Bagi lingkungan Kejati Sumatera Barat sendiri, kehadiran Bagindo Fachmi, sudah tidak asing lagi. Ia pernah bertugas di sini sebagai Wakil Kepala Kejati Sumatera Barat, setelah sebelumnya dipercaya sebagai Aspidsus Kejati Sumut. Bahkan di tahun 90-an, Fachmi sempat menjabat Kasi Intel Kejari Sawahlunto .

Dalam kariernya sebagai jaksa, alumni STM Pariaman, yang sempat tertembus peluru bagian pahanya, karena mendemo seorang camat yang terlibat korupsi minyak tanah di Pariaman sempat menjadi jaksa penuntut umum sejumlah kasus-kasus besar yang merugikan uang negara, dengan melibatkan orang-orang penting di negeri ini. Seperti, Tomy Soeharto, Akbar Tanjung, Ginanjar Kartasasmita, serta mantan Kabulog Bedu Amang.

Bagindo Fachmi menyatakan siap untuk kembali bertugas di .”Bagi saya dimanapun bertugas dan dipercayakan, sesuai komitmen kejaksaan, siap memberikan yang terbaik untuk masyarakat,” ujar alumni S-3 Fakultas Hukum Universitas Padjajaran itu lagi, sembari berharap juga dukungan dan partisipasi masyarakat dalam penegakan hukum di daerah ini. (*)

Irman Gusman – Sang Pejuang Daerah

Profil irman gusman

H. Irman Gusman, S.E., MBA (lahir di Panjang, sumatera barat, 11 Februari 1962; umur 54 tahun) adalah seorang negarawan, politisi, pejabat, dan pengusaha asal Indonesia. Saat ini, Irman Gusman menjabat sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, periode 2014-2019.

Irman Gusman memulai karier politiknya sejak tahun 1999 dengan menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia mewakili Sumatera Barat. Kemudian pada 2004, Irman yang dikenal sebagai penggagas lahirnya Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Sumatera Barat dan menjadi Wakil Ketua DPD RI bersama Ginandjar Kartasasmita sebagai Ketua DPD RI periode pertama

Pada periode kedua DPD, Irman Gusman terpilih sebagai Ketua. Irman Gusman menyisihkan saingannya anggota DPD asal Sulawesi Tenggara, Laode Ida. Dalam pemungutan suara yang dilaksanakan dalam rapat paripurna DPD di Gedung Nusantara V Jakarta, Jumat (02/10/2009) dini hari, Irman Gusman berhasil meraih suara dukungan sebanyak 81 suara sedangkan Laode Ida mendapat 46 suara.

Sedangkan pada pemilihan periode ketiga, Irman Gusman kembali terpilih sebagai Ketua. Pemilihan yang digelar Kamis (02/10/2014) berlangsung sangat alot. Penentuan Irman Gusman sebagai Ketua DPD berlangsung dengan empat kali tahapan. Penentuan pimpinan DPD ini dimulai pada pukul 14.30 WIB dan berakhir pada pukul 22.30 WIB. Irman Gusman akhirnya menang dengan memperoleh 66 suara melawan saingan ketatnya senator asal Nusa Tenggara Barat, Farouk Muhammad yang meraih 53 suara.

Dengan demikian, maka Irman Gusman tercatat dalam sejarah sebagai satu-satunya pimpinan parlemen yang terpilih hingga tiga periode berturut-turut. Irman Gusman kemudian dikenal sebagai Pejuang Daerah.
Latar belakang
Irman merupakan putra minangkabau pasangan Gusman Gaus asal Padang Panjang dan Janimar Kamili asal Guguak Tabek Sarojo, .[1] Ayahnya pernah menjabat sebagai Rektor Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, sedangkan ibunya merupakan anak dari pedagang emas yang cukup sukses. Irman menyelesaikan sarjananya di Fakultas Universitas Kristen Indonesia, dan meraih gelar Master of Business Administration (MBA) dari Graduate School of Business, University of Bridgeport, Connecticut, Amerika Serikat.

Irman Gusman adalah salah satu tokoh terkemuka di Indonesia periode pasca Reformasi. Saat ini dia menjadi Ketua DPD RI periode 2009-2014, dan secara berturut-turut selama 3 (tiga) periode menjadi pimpinan DPD RI sejak tahun 2004.Kalau kita berbicara mengenai lembaga senat RI, otonomi daerah dan desentralisasi di Indonesia, nama Irman Gusman tidak boleh dilewatkan. Peran Irman Gusman dalam memperjuangkan kepentingan daerah memang sangat besar.

Irman salah satu tokoh pasca-reformasi yang secara konsisten memperjuangkan perlunya rekognisi dan akomodasi kepentingan daerah dalam berbagai proses kenegaraan dan . Hal itu dilandasi oleh pemikiran mengenai karakter asali bangsa Indonesia yang multicultural. Bagi Irman Gusman, sistem dan pemerintahan harus mencerminkan karakter bangsa Indonesia.

Dengan demikian, hasil dari berbagai sistem kenegaraan dan pemerintahan benar-benar mencerminkan kebutuhan bangsa Indonesia.Bersama dengan Ginanjar Kartasasmita dan kawan-kawan, Irman Gusman memberi sumbangan penting sehingga Indonesia saat ini mempunyai mekanisme sistem checks and balances baru dalam sistem kenegaraan dan pemerintahan dengan lahirnya Dewan Perwakilan Rakyat Daerah RI atau senat RI.

Kesadaran besar mengenai perlunya akomodasi hak dan kepentingan dalam pemikiran Irman Gusman berasal dari didikan keluarga yang pluralis. Ayahnya, Gusman Gaus adalah salah satu tokoh Muhammadiyah di Sumatera Barat. Meski menjadi tokoh ormas Islam, Gusman Gaus tak segan menyekolahkan Irman Gusman di Universitas Kristen Indonesia (UKI). Hal itu mengisyaratkan bahwa sejak semula, keluarga Gusman mendidik anak-anaknya supaya mengenal dan menghargai perbedaan.

Di UKI inilah bakat Irman dalam bidang kepemimpinan terasah. Ia sempat menjadi Ketua Senat Mahasiswa di almamaternya ini. lepas dari UKI, Irman meneruskan kuliah dalam bidang Master of Business Administration di Bridgeport University. Sepulang dari Amerika Serikat, Irman Gusman lebih banyak berkiprah di bidang ekonomi dan sosial. Berkat Irman Gusman, bisnis keluarga Gusman maju pesat.

Karier politiknya berawal dari Majelis Permusyawaratan Rakyat ketika ia menjadi anggota fraksi utusan daerah pada periode 1999-2004. Perhatian yang sangat besar terhadap keanekaragaman Indonesia inilah yang kemudian diteruskannya dengan perjuangan melahirkan DPD RI dan tekadnya untuk memperkuat otonomi daerah.

Karena tidak berasal dari partai dan tekadnya untuk merangkul semua golongan demi kemajuan Indonesia, Irman Gusman lebih sering dikenal sebagai tokoh bangsa atau negarawan daripada seorang politikus. Apalagi, Irman Gusman dikenal sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial. Ciri khas inilah yang membedakan dia dengan banyak politikus lain pada periode pasca reformasi.

Karier
Politik
Irman memulai karier politiknya sejak tahun 1999 dengan menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia mewakili Sumatera Barat. Kemudian pada Pemilu 2004, Irman yang dikenal sebagai penggagas lahirnya Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia, terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Sumatera Barat dan menjadi Wakil Ketua DPD RI bersama Ginandjar Kartasasmita sebagai Ketua DPD RI periode pertama. Pada tahun 2009, Irman kembali terpilih sebagai anggota DPD RI mewakili Sumatera Barat dan terpilih sebagai Ketua DPD RI.

Dalam perjalanan karier politiknya, Irman mencurahkan perhatiannya untuk membangun Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) dengan tujuan untuk mempercepat -daerah. Irman Gusman dikenal sebagai pejuang daerah yang konsisten pada pemikiran dan cita-citanya yaitu membangun negeri dari daerah. Irman dikenal sebagai salah seorang penggagas sistem politik dua kamar (bikameral) pada Majelis Permusyawaratan Rakyat. Pada saat reformasi bergulir, Irman berperan sebagai salah satu penggagas amendemen UUD 1945 yang saat itu menjadi anggota MPR RI utusan Sumatera Barat tahun 1999. Berkat perjuangannya tersebut, terjadi perubahan yang mendasar dalam sistem ketatanegaraan bangsa Indonesia. Di mana presiden dan wakil presiden dipilih secara langsung oleh rakyat, pembatasan masa jabatan presiden hanya dua periode, lahirnya Mahkamah Konstitusi serta Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI).

Pada bulan Maret 2013, Irman Gusman diangkat sebagai keluarga kehormatan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dalam rangkaian HUT ke-61 Kopassus. Penghargaan ini termasuk langkah untuk kalangan sipil karena penghargaan militer diberikan dengan kriteria dan pertimbangan yang ketat, mengingat TNI harus tetap netral di bidang politik.

Bisnis
Selain dikenal sebagai politisi, Irman juga merupakan seorang pengusaha ulung. Kariernya sebagai pengusaha dimulai pada tahun 1988, ketika ia terjun ke bisnis milik keluarga PT Khage Lestari Timber. Pada saat itu ia ditugasi untuk mengembalikan keadaan perusahaan yang terlilit hutang. Berkat kemampuan dan intelektualitasnya, ia berhasil membalikkan posisi keuangan perusahaan menjadi positif. Dan perusahaan itu bisa mengekspor produk-produknya ke luar negeri. Disamping mengelola perusahaan kayu, Irman juga mendirikan Padang Industrial Park, sebuah industri yang didirikan di atas lahan seluas 200 hektare. Disini ia sempat menjadi Komisaris Utama perusahaan.

Keluarga
Irman menikah dengan seorang wanita asal Sungai Batang, Maninjau bernama Liestyana Rizal Gusman. Dari pernikahannya itu, ia telah dikaruniai dua putri dan seorang putra, yaitu Irviandari Alestya Gusman, Irviandra Fathan Gusman dan Irvianjani Audria Gusman.[2][3]

Organisasi
Dewan Pakar Gebu minang (1999-2003)
Bendahara Umum ICMI (2000-2005)
Penasihat Majelis Ekonomi Pimpinan Wilayah Muhamaddiyah Provinsi Sumatera Barat (2000-2005)
Wakil Ketua Dewan Pakar ICMI (2005-2010)
Dewan Penyantun universitas andalas, Padang
Dewan Penyantun Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat, Padang
Dewan Kehormatan ESQ
Jabatan[sunting | sunting ]
Komisaris Utama PT Padang Industrial Park (PIP)
Komisaris Utama PT Khage Lestari Timber
Komisaris Utama PT Sumatera Korea Motor
Komisaris PT Abdi Bangsa, Tbk
Komisaris Independen PT Media Nusantara Citra, Tbk
Direktur Utama PT Prinavin Prakarsa
Komisaris Utama PT Guthri pasaman Nusantara
Komisaris Utama PT Kopitime DotCom, Tbk
Penghargaan[sunting | sunting sumber]
Bintang Mahaputra Adipradana
Pemimpin Muda Berpengaruh oleh Majalah Biografi Politik
Pemimpin Muda Indonesia oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
Pemimpin Muda Berpengaruh oleh Majalah Jakarta Political Club
Pemimpin Muda Potensial di Parlemen oleh Pemerintah Amerika Serikat

Wanita Bawa Kabur Gadis Dibawah Umur | Youtube Info Sumbar

#LGBT #lesbian

Video : Youtube info Sumbar

Apa itu Adat Nan Ampek | Bincang Adat Minang – Denai TV

Bincang adat Minangkabau oleh Denai TV

Mars Universitas Andalas

Mars

Universitas Andalas Lembaga Perguruan Tinggi
Sarana Penempaan Manusia Indonesia Seutuhnya
Yang Menjadi Harapan Tanah Air Tercinta

Universitas Andalas Perguruan Tinggi Bangsaku
Slalu Bergerak Maju Menuju Tercapainya Kesejahteraan
Untuk Kejayaan Bangsaku Indonesia

Reff :
Ikut Serta Membina Pengembangan
Dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Penelitian Juga Pengabdian Pada Masyarakat
Itulah Bidang Karya Universitas Andalas

Universitas Andalas Kami persembahkan bagimu
Ibu pertiwi Dipersada Nusantara Junjungan dan PUjaan
Trimalah pengabdian dan pengamalan ilmu kami
Perguruan tinggi Sebagai Instutusi Ilmiah

Perjuangan Clara Shinta meyakinkan Orang tua karna status Mualafnya PART FULL – Podcast Cerita Untungs

Assalamualaykum teman teman Cerita Untungs Upaya Clara Shinta untuk bertemu Orang Tua tertahan karna statusnya sebagai Mualaf. Orang tua Clara Kecewa karna keputusan Clara. Dan Clara baru memberitahu orang tuanya bahwa dia mualaf H- 1 menit sebelum keberangkatannya untuk Umroh. Kira kira bagaimana upaya Clara. Yuk sakasikan kisahnya hanya di Cerita Untungs ============================================ Link tayangan ini : Part 1 : Part 2 : Cerita Ungtungs : https://instagram.com/cerita_untungs | https://www.tiktok.com/@ceritauntung Arie Untung : https://www.instagram.com/ariekuntung/ Fenita Arie : https://www.instagram.com/fenitarie/ =========================================== Thanks for watching guys. Jangan lupa like, share, comment dan subscribe untuk video dari kita Cerita Untung’s Find Us On Social Media: Arie Untung https://www.instagram.com/ariekuntung | https://twitter.com/ariekuntung Fenita Arie https://www.instagram.com/fenitarie | https://twitter.com/fenitarie Masya Allah Tabarakallah Thanks for watching guys. Jangan lupa Like, Share, Comment dan Susbcribe untuk video dari kita The Untung’s Find Us On Social Media: Arie Untung https://www.instagram.com/ariekuntung/ https://twitter.com/ariekuntung Fenita Arie https://www.instagram.com/fenitarie/ https://twitter.com/fenitarie Masya Allah Tabarakallah Thanks for watching guys. Jangan lupa Like, Share, Comment dan Susbcribe untuk video dari kita The Untung’s Find Us On Social Media: Arie Untung https://www.instagram.com/ariekuntung/ https://twitter.com/ariekuntung Fenita Arie https://www.instagram.com/fenitarie/ https://twitter.com/fenitarie

Mahyeldi

Mahyeli gelar akademik, Sarjana Pertanian (S.P) dan gelar adat Datuak Marajo (lahir 25 Desember 1966) adalah politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Sumatra Barat. Sebelumnya, ia merupakan Wali Kota dua periode hasil pemilihan umum 2013 dan 2018.

Nama Ansharullah adalah tambahan nama islami yang selalu dipakai . menurut kasihnama.com Orang dengan nama Ansharullah tergolong percaya diri. Ia cenderung memimpin dengan berwibawa dan selalu mencari petualangan. Ia sangat tertarik dengan kehidupan dan memiliki sifat mandiri.

Sebagai anak dari ayah seorang buruh angkat, Mahyeldi kecil bersekolah sambil bekerja untuk membantu orang tua. Sewaktu berkuliah di , ia berkecimpung dalam pergerakan Islam dan turun ke masyarakat sebagai . Oleh PKS, ia dicalonkan sebagai anggota DPRD Sumatra Barat pada pemilihan umum legislatif 2004 dan terpilih dengan perolehan suara terbanyak. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Sumatra Barat periode 2004–2009, lalu menjadi Wakil Wali Kota Padang mendampingi Wali Kota Fauzi Bahar periode 2009–2014.

Mahyeldi menjabat sebagai Wali Kota Padang sejak 13 Mei 2014 setelah memenangkan pemilihan umum pada 2013. Pada pemilihan berikutnya, ia kembali terpilih sebagai Wali Kota Padang untuk 2019–2024.Ia menjalani masa jabatan periode kedua sejak 13 Mei 2019 hingga 25 Februari 2021.

Riwayat Hidup
Mahyeldi menjalani masa kecil di Nagari Gadut, Tilatang Kamang, Kabupaten .Ia lahir dari pasangan Mardanis bin Musa St. Tanameh (ayah) dan Nurmi (ibu) sebagai anak pertama dari tujuh bersaudara. Ayahnya adalah seorang tukang becak dan buruh angkat di Pasar Atas, . Sejak masih kelas tiga SD, ia sudah bekerja membantu ayahnya untuk mendapatkan uang. Seusai membantu ayahnya, ia bergegas ke sekolah. Meskipun harus bekerja, ia tetap meraih juara di kelas.

Geruduk Gubernur Sumbar Mahyeldi, Warga Air Bangis Minta Petani yang Ditangkap Dibebaskan

TRIBUN-VIDEO.COM – Ratusan massa geruduk Kantor Gubernur (Sumbar) di Jalan Sudirman, Kota pada Senin (31/7). Para pendemo yang terdiri dari warga Nagari Air Bangis, sungai Beremas, Barat itu meminta segera selesaikan konflik lahan di mereka.

Hal itu disampaikan kordinator lapangan aksi damai masyarakat Air Bangis, Haris Ritonga (36) ditemui, Senin (31/7/2023). Pihaknya ingi dibebaskan dalam mencari mata pencaharian, tanpa ada diintimidasi. Mereka juga ingin konflik segera diselesaikan dan para pekerja yang ditanggak dibebaskan. Menurut Hari, permasalahan di negerinya sudah berlangsung lama. Ia bersama sekitar 4.000 jiwa lainnya tinggal di hutan kawasan secara turun-temurun sejak 1970 an.

Namun tiba-tiba saja, pada tahun 2016, muncul program hak tanaman rakyat (HTR) di perkebunan mereka tersebut. Puncak konflik terjadi ketika masyarakat yang sedang panen dikatakan olehnya ditangkap oleh sejumlah pihak kepolisian. Haris mengatakan, masyarakat sekarang sampai takut untuk panen sawit.

Sementara bertani sawit merupakan satu-satunya mata pencaharian mereka. Ia mengatakan, dampak berhentinya mata pencaharian mereka membuat ribuan jiwa tak dapat penghasilan. Kemudian, anak-anak yang masih sekolah harus berhenti dan kelaparan. Selain itu, masyarakat diharuskan menjual ke koperasi yang ditentukan, dengan harga yang lebih murah.

Haris juga meminta agar dua rekan mereka yang ditangkap segera dibebaskan. Ia mengatakan, jika masyarakat yang tinggal di hutan kawasan bermasalah, harusnya diselesaikan secara baik-baik bukan malah ditangkap. (Tribun-

Video.com/TribunPadang.com) Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Warga Air Bangis Minta Gubernur Sumbar Selesai Konflik Lahan dan Bebaskan Petani yang Ditangkap. https://padang.tribunnews.com/2023/07…. HOST: Sandy Yuanita VP: Januar Imani

Silaturahmi Kebangsaan Anies Baswedan di Sumatera Barat

MetroTV, dijadwalkan akan melakukan silaturahmi kebangsaan di #nasdem #aniesbaswedan #pemilu2024 #capres2024 #politik #Metrotv #topreviewmetrotv ———————————————————————–

Follow juga sosmed kami untuk mendapatkan update informasi terkini! Website: https://www.metrotvnews.com/ : https://www.facebook.com/metrotv/ Instagram: https://www.instagram.com/metrotv/ Twitter: https://twitter.com/metro_tv TikTok: https://www.tiktok.com/@metro_tv Metro Xtend: https://xtend.metrotvnews.com/

Ratusan Orang Gelar Aksi Demo Cegat Gubernur Sumbar, Ini Alasannya | Kabar Petang tvOne

Kabar Petang, https://www.tvOnenews.com – Ratusan Orang Gelar Aksi Demo Cegat , Ini Alasannya | Kabar Petang tvOne Gubernur (Sumbar), dilaporkan sempat bertemu dengan perwakilan para pendemo dari Air Bangis, Kabupaten (Pasbar).

KARPET01 FR01 Saksikan live streaming tvOne hanya di https://www.tvonenews.com/live Dan jangan lupa untuk follow akun-Akun Media tvOnenews untuk mendapatkan beragam informasi terkini dan update dari kami: https://www.facebook.com/tvOnenews Instagram – https://www.instagram.com/tvOnenews Twitter – https://twitter.com/tvOnenews TikTok – https://www.tiktok.com/@tvOnenews Website – https://tvOnenews.com

- Advertisement -

Perjuangan Clara Shinta meyakinkan Orang tua karna status Mualafnya PART FULL – Podcast Cerita Untungs

0
Assalamualaykum teman teman Cerita Untungs Upaya Clara Shinta untuk bertemu Orang Tua tertahan karna statusnya sebagai Mualaf. Orang tua Clara Kecewa karna keputusan Clara. Dan Clara baru memberitahu orang tuanya bahwa dia mualaf H- 1 menit sebelum keberangkatannya untuk Umroh. Kira kira bagaimana upaya...

POPULER