Dalam upaya memutus penyebaran wabah Corona, Pemerintah Provinsi telah melakukan swab test gratis ke daerah zona hijau bahkan menjangkau kalangan pelaku . Selain itu, dilakukan pula tracing untuk mendapatkan orang terinfeksi .

Irwan Prayitno mengungkapkan, saat ini pelaksanaan tracing penyebaran melalui swab oleh Labor Fakultas Kedokteran (FK) di Sumbar telah mencapai 27.000, lebih kurang 0,6 % dari jumlah penduduk Sumbar.

“Dalam progres antisipasi penyebaran Covid-19 di , Pemprov telah melakukan tracing lebih baik dibandingkan daerah lain. Kita menargetkan 1 % atau sekitar 50.000 di mana kekuatan (VCR) swab test yang dilakukan tim dr. Andani telah lebih dari 1.500 per hari,” ujar Gubernur Irwan Prayitno.

Irwan Prayitno menambahkan, saat ini pelaksanaan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (New Normal), bagaimana kita masuk pada masa pemulihan masyarakat sadar akan penting menjaga diri dengan protokol yang berlaku.

“Dalam pelaksanaan new normal ini, masyarakat kita mampu melakukan antisipasi penyebaran Covid-19, walau aktivitas kehidupan berjalan normal, namun dengan memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak. Masyarakat harus paham akan pentingnya budaya pakai masker (protokol Covid) sampai ada obat virus ini, baru bisa hidup normal seperti biasanya sebelum ada Covid-19,” ungkap Gubernur.

Gubernur Irwan juga katakan, kita yakin di masa new normal ini dengan potensi besar Labor FK Unand di bawah pimpinan dr. Andani akan mampu melakukan antisipasi penyebaran Covid dengan kegiatan swab tes, bagi setiap orang masuk, pelaku usaha, dilakukan test yang merasa daerahnya negatif.

Gubernur Irwan Prayitno juga menambahkan, bahwa pendeteksian cepat penyebaran Virus Corona ini akan mampu memutus mata rantai penyebarannya. Karena itu para petugas di lapangan hendak kerja sungguh-sungguh. Sehingga ini akan mampu memberi rasa aman, mengurangi rasa cemas dan khawatir akan wabah tersebut bagi masyarakat dalam menjalankan ativitas.

No tags for this post.

Related posts